Sungai Tercemar Limbah Pabrik, Kadis LH Belum Tahu

Kamis, 04 Oktober 2018 - 15:07 WIB   [162 Klik]

Sungai Tercemar Limbah Pabrik,  Kadis LH Belum Tahu

Sungai Bedeng Sikuran tercemar diduga akibat bocornya limbah pabrik PT GSL Kuansing.

TELUKKUANTAN—Tercemarnya sungai  Bedeng Sikuran  yang diduga dari bocornya limbah pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS) PT Gemilang Sawit Lestari (GSL) belum diketahui Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kuansing, Rustam.

Rustam yang coba dikonfirmasi  wartawan Rabu (3/10) sore mengaku  belum menerima laporan terkait dugaan bocornya limbah PT GSL di Kecamatan Inuman tersebut. “Nanti saya cek,” jawab Rustam.

Setakat ini katanya, belum ada warga yang melapor. AKan tetapi Rustam berjanji pihaknya akan menindaklanjuti informasi tersebut.  “Nanti   anggota akan diterjunkan untuk melihat secara langsung apa penyebabnya,” tandasnya.

Tercemar sungai Bedeng Sikuran tersebut sudah diketahui sejak tiga hari lalu.  Hal tersebut setelah warga melihat  biota yang terdapat dalam sungai tersebut banyak yang mati dan pingsan. Sampai sekarang air sungai Bedeng Sikuran masih hitam pekat, ikan-ikan masih banyak yang mati, sedangkan yang pingsan diambil warga.  Mulai dari ikan baung, kepore, pawe, tilan dan inggiar-inggiar banyak yang mat.

“Padahal ini ini warisan sejak lama bagi warga lokal untuk mencari lauk pauk, tetapi apa daya sekarang sungai tercemar berat,” kata salah seorang warga mengeluhkan belum adanya perhatian pihak berwenang.

Pantauan di lapangan, tercemarnya sungai ini berdampak di sejumlah  desa, mulai dari Desa Bedeng Sikuran dan Lebuh Lurus di Kecamatan Inuman, Desa Tanjung Medan hingga ke desa Sikakak di Kecamatan Cerenti, bahkan sampai ke sungai Kuantan. Untuk itu warga  minta dinas terkait seperti dinas LH ( lingkungan Hidup ) turun ke lapangan melakukan penyelidikan. =MX23



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook