Tak Kunjung Tepati Janji

Warga Larang Truk PT AA Masuk Jalan Poros

Rabu, 11 Juli 2018 - 16:21 WIB | dibaca : 136 pembaca

PANGKALANKERINCI—Empat bulan lebih warga tiga desa dan satu kelurahan di Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, memblokir jalan Poros yang dilewati truk PT Arara Abadi (AA) Distrik Nilo. Ini bentuk kekecewaan mereka terhadap PT AA yang tak kunjung menepati janji.

Walau sudah berulang kali dimediasi hingga ke tingkat Pemerintah Kabupaten Pelalawan, permasalahan ini tak kunjung selesai. Warga dari Desa Kesuma, Betung, Batang Kulim dan Kelurahan Sorek Satu, terus bertahan melarang truk balak PT AA melintas sebelum jalan sepanjang 13 Km itu diaspal.

Camat Pangkalan Kuras Firdaus Wahidin yang ditemui Pekanbaru MX saat menghadiri upacara HUT Bhayangkara ke-72 di Mapolres Pelalawan, Rabu (11/7) mengungkapkan, sampai sekarang warga masih melarang truk PT AA melintas. ‘’Sejauh ini belum ada penyelesaian atas permintaan warga untuk dilakukan pengaspalan jalan,’’ ujar Firdaus.

Dipaparkan Firdaus, kini warga tidak lagi melakukan pemblokiran di tengah jalan dan mendirikan tenda di pintu masuk jalan poros. Hanya saja mereka melakukan pengawasan, terhadap kendaraan yang melintas.

‘’Karena truk balak Arara Abadi sudah dilarang, mereka tak ada lagi lewat. Makanya warga sudah tidak ada lagi yang bertahan di tenda,’’ kata Camat.

Rencananya, ujar Camat, warga akan kembali menggelar aksi guna memperjuangkan hak mereka. ‘’Infonya warga akan menggelar aksi lagi besok, karena sampai sekarang belum ada penyelesaian,’’ ucapnya.

Pemblokiran jalan poros yang dilintasi mobil truk group Sinar Mas sebagai rasa kekecawaan warga. Perusahaan kertas itu berjanji akan melakukan pengaspalan. Namun sampai sekarang, belum ada realisasinya.

Selama ini jalan itu dilintasi truk mengangkut puluhan ton kayu. Imbasnya, warga setiap hari harus menghirup debu di kala kemarau. Saat musim hujan, kondisi jalan berlumpur. Sehingga banyak warga yang menjadi korban kecelakaan.

Terakhir, sempat dilakukan mediasi di Kantor Bupati Pelalawan yang dihadiri langsung Manejer PT AA Edi Aris pada Rabu (7/3) lalu. Katanya, PT AA hanya sanggup mengaspal 500 meter setiap desa dengan total seluruhnya hanya 2 Km untuk tiga desa ditambah satu kelurahan.

Sontak saja warga menolak. Pasalnya, tahun 2015 silam telah ada kata sepakat pihak PT AA akan melakukan pengaspalan. Tapi tiba-tiba ingkar janji hingga membuat warga kesal dan melakukan pemblokiran terhadap truk balak milik Sinar Mas Group tersebut. =MX14

=
Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Tulis Komentar