Zul AS: Gas PGN Aman dan Murah

Minggu, 27 Mei 2018 - 14:41 WIB | dibaca : 100 pembaca

DUMAI--Pemerintah Kota Dumai sangat mengapresiasi perusahaan gas negara (PGN) persero yang sudah berinvestasi dan menjalankan bisnis mereka di Kota Dumai,  meski diakui sempat mendapatkan tantangan dan penolakan sekelompok warga Dumai.

Selain menjadikan perusahaan-perusahan target bisnis mereka dalam menyediakan gas, PGN juga akan memfasilitasi pelayanan gas untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil menengah di Kota Dumai ini.

Wali Kota Dumai H Zulkifli As sangat senang dengan keberadaan PGN yang sudah berinvestasi di Kota Dumai, meski diakuinya penyediaan fasilitas gas yang dinilai sangat murah dan membantu masyarakat bukanlah program yang masuk visi misi mereka untuk pembangunan Kota Dumai.

“Alhamdulillah PGN sudah masuk di Kota Dumai. Seharusnya aliran gas ini melintas di sini (Kelurahan Pangkalan Sesai), namun karena ada penolakan maka pipa PGN yang akan mengaliri gas, dipindahkan dan berpusing di tempat yang lainnya. Berputarnya pipanisasi penyaluran gas membuat penyaluran gas untuk kebutuhan rumah tanggapun berpindah,” kata Wali Kota Dumai di sela-sela kunjungam safari Ramadannya di Masjid Abu Bakar Ash Sidiq, Jalan Nelayan Laut, Kelurahan Pangkalan Sesai, Sabtu (26/5) malam.

“Saat ini PGN dengan program Sayang Ibu sedang melaksanakan pemasangan 100 sambungan gas untuk kebutuhan rumah tangga di Kelurahan Sukajadi. Seharusnya pemasangan kebutuhan rumah tangga itu dilaksanakan di sini, namun karena adanya penolakan dan sesuatu hal, pemasangan perdana 100 sambungan gas ke rumah warga dilaksanakan di Keluarahan Sukajadi, karena pipa penyalurannya melintas di daerah tersebut,” tambah Wali Kota Dumai.

Intinya, keberadaan PGN di Dumai ini sangat membantu masyarakat Dumai dalam penyediaan gas sebagai bahan bakar. Sudah banyak yang mereka lakukan dalam membangun Kota Dumai bersama pemerintah.

“Intinya gas PGN itu aman dan murah. Saya sudah melaksanakan studi banding di Kota Batam yang sudah menggunakan gas PGN sebagai bahan bakar. Di sana saya langsung menyaksikan proses penyaluran gas ke pemukiman warga dan sejumlah restoran. Sempat berdialog bersama masyarakat dan mereka memastikan penggunaan gas PGN itu aman. Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada musibah akibat penggunaan gas PGN,” tambah wako.

Diterangkan Zul As, sebagai gambaran tabung gas 3 kg yang digunakan masyarakat selama ini memiliki tekanan sebesar 4 bar, sementara gas yang dimiliki PGN yang akan disalurkan ke pemukiman masyarakat hanya memiliki tekanan 1 bar dan bahkan di bawah 1 bar.

“Hal ini dapat dipastikan kalau gas yang disediakn PGN lebih aman dengan tekanan yang lebih rendah,” lanjutnya.

Selain itu keberadaan PGN akan mengatasi kelangkaan dan kesulitan masyarakat Dumai dalam mendapatkan gas terutama di hari-hari besar seperti Ramadan saat ini dan Idul Fitri yang sudah di depan mata.

“Kalau sudah menggunakan gas dari PGN, masyarakat tidak perlu lagi mencari dan antre untuk mendapatkan gas. Karena jika memang jaringan gas PGN ke rumah masyarakat, gas akan terus mengalir melalui jaringan yang ada ke rumah masyarakat,” tambah Zul As.

Selain itu, dalam studi banding yang dilakukan di Kota Batam, diketahui penggunaan gas PGN akan lebih murah dari penggunaan gas tabung yang selama ini digunakan.

“Jika selama ini dalam satu bulan penggunaan gas menggunakan tabung gas bisa mencapai Rp300 ribu per bulannya, maka dengan menggunakan gas PGN hanya akan menghabiskam biaya Rp100 ribu tiap bulannya,” pungkas Zul As. ***

=
Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Tulis Komentar